Ilmu Ekonomi

Ilmu Ekonomi
Web Hosting

OBLIGASI (BOND PAYABLE)

PENGERTIAN
Setiap entitas ingin mengembangkan usahanya, maka perlu dana dlm jumlah yang besar. 

Baik berupa uang tunai maupun dalam bentuk aktiva lainnya.
Kebutuhan dana pada umumnya dalam jangka panjang.
Pembiayaan dlm jangka panjang, entitas dapat dicapai melalui berbagai cara, diantaranya : 
Penerbitan Obligasi, penjualan saham.,dst.
OBLIGASI
1.Surat tanda hutang.
2.Jatuh tempo berjangka panjang.
3.Berbunga.
4.Memiliki jaminan pembayaran. 
PENGGOLONGAN OBLIGASI (BOND)
1.Cara pembayaran bunga.
2.Cara pelunasan
3.Jaminan.

Untuk mendownload materi lengkapnya klik link dibawah ini.
DOWNLOAD file PPT

UTANG JANGKA PANJANG

Pengertian 


Utang Jangka Panjang  Utang Jangka Panjang merupakan kewajiban yang jangka waktunya (jatuh tempo) lebih dari satu tahun.

PSAK No.1 menjelaskan “Suatu kewajiban diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka 
pendek, jika jatuh tempo dua belas bulan dari tanggal neraca. Semua kewajiban lainnya
harus diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka panjang”.
Seperti : Utang Bank Jk Panjang, utang hipotek (mortgage payable), Pinjaman Obligasi 
(bond payable).UTANG HIPOTEKMerupakan pinjaman jangka panjang yang pelunasannya
 dilakukan berangsur-angsur dengan jaminan barang tak bergerak.
Utang hipotek sering disebut hipotek u/m, singkatan dari uang masuk.
Orang pemberi pinjaman hipotek disebut pemegang hipotek dan orang yang meminjam disebut pemberi hipotek.
Nilai jaminan barang tak bergerak harus lebih tinggi dari pinjaman hipotek.

Untuk mendownload materi lengkapnya klik link dibawah ini.
DOWNLOAD file PPT

UTANG JANGKA PENDEK

PENGERTIAN
Merupakan suatu kewajiban untuk membayar sejumlah uang, menyerahkan harta atau jasa 
lainnya kepada pihak lain sebagai akibat dari transaksi transaksi dimasa yang lalu. (Anwar 
Iskandar dkk).
Utang adalah kewajiban, yang dinyatakan dalam jumlah uang, untuk menyerahkan 
uang, barang atau memberikan jasa kepada pihak lain dimasa yang akan datang,
yang timbul sebagai akubat dari transaksi-transaksi yang telah terjadi sebelumnya. 
(S. Munawir. 2006 : 181)

Jenis Utang
1.Utang Lancar (Current Liabilities)
2.Utang Jangka Panjang (Long Term Liabilities).
Current liabilities (utang lancar) merupakan utang yang jatuh temponya kurang dari satu 
tahun.(Aliminsyah & Padji)
Utang lancar (current liabilities) merupakan suatu kewajiban yang harus dibayar /
dilunasi melalui pengerbonan harta lancar atau menimbulkan utang yang lain dalam jangka 
waktu satu tahun atau operasi normal perusahaan.(Wibowo & Abubakar Arief)

Untuk mendownload materi lengkapnya klik link dibawah ini.
DOWNLOAD file PPT

AKUNTANSI AKTIVA TETAP BERWUJUD


PENGERTIAN AKTIVA TETAP

Aktiva tetap berwujud merupakan aktiva yang diperoleh dalam bentuk siap pakai atau 
dengan dibangun lebih dahulu, untuk digunakan dalam operasi perusahaan dan tidak untuk 
dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan serta  memiliki masa manfaat lebih dari 
satu tahun (PSAK 16 Thn 2004).
Aktiva berwujud yang mempunyai umur relatif permanen (bermanfaat lama) yang dimiliki 
dan digunakan sehari-hari serta tidak untuk dijual kembali (bukan barang dagangan) serta 
nilainya relatif tetap. (S. Munawir, 2002).
Menurut jenisnya ada dua :
1. Aktiva tetap yang tidak susut nilainya karena pemakaian dalam usaha, contoh tanah.

2. Aktiva tetap yang nilainya secara berangsur-angsur susut karena pemakaian dalam 
operasi, contoh gedung, mesin, kendaraan dll.

AKTIVA TETAP BIASANYA DIGOLONGKAN
Tanah (land), bidang tanah yang diatasnya digunakan untuk operasi.
Perbaikan tanah (Land Improvement), yaitu pembangunan prasarana diatas tanah seperti 
jalan, pagar, taman, tempat parkir dsb.
Gedung (building), bangunan untuk toko, kantor, pabrik, gudang dan lainnya.
Peralatan (equipment) seperti peralatan kantor, peralatan pabrik, mesin-mesin, mebelair,
kendaraan.
(S. Munawir, 2002).
KARAKTERISTIK AKTIVA TETAP BERWUJUD
Dipergunakan untuk operasional perusahaan dan tidak untuk dijual.
Memiliki masa manfaat lebih dari satu periode akuntansi atau satu siklus 
operasi normal, tergantung mana yang lebih panjang.
Memiliki bentuk fisik.
Nilainya Tetap (Material).

Untuk mendownload materi selengkapnya dari materi diatas klik link dibawah ini.
DOWNLOAD file PPT

AKUNTANSI PERSEDIAAN

PERSEDIAN (INVENTORY)
  Merupakan aktiva yang tersedia untuk dijual dalam kegiatan usaha normal, dalam proses produksi dan/atau dalam perjalanan atau dalam bentuk bahan atau perlengkapan (supplies) untuk digunakan dalam proses produksi atau pemberian jasa (PSAK 14, 2004).
Untuk usaha perdagangan (trading) hanya ada satu persediaan yaitu Persediaan Barang Dagangan (Merchandise Inventory).
Untuk usaha Industri meliputi 3 macam persediaan yaitu Persediaan Bahan Mentah (raw material inventory); Persedian Bahan Setengah Jadi (work in process inventory); Persediaan Barang Jadi (finish goods inventory).
Metode Penentuan Persediaan
1.Monthly Average (rata-rata bulanan).
2.Moving Monthly Average
3.Penentuan Batas Minimum dan Maksimum Persediaan Yang Lalu.
4.Inventory Turnover (tingkat Perputaran Persediaan).


Untuk mendownload materi lengkapnya klik link dibawah ini.
DOWNLOAD file PPT

AKUNTANSI PIUTANG

Pengertian Piutang
Merupakan tagihan kepada pihak lain untuk membayarkan uang dalam jumlah tertentu.
(Dedy Sulistiawan, 2006).
Merupakan penangguhan atas penerimaan uang dan biasanya mempunyai jangka waktu 
yang kurang dari 1 tahun.(IAI, 1998)

Piutang dapat diklasifikasikan menjadi dua :

a. Piutang Usaha

b. Piutang Bukan Usaha (Piutang lain-lain).
  

  Piutang usaha dihasilkan dari transaksi penjualan produk perusahaan dengan


pembayaran beberapa waktu setelah pembayaran. (dlm perusahaan sering sekali 

terjadi).



  Piutang bukan usaha adalah piutang yang bukan berasal dari transaksi penjualan 
produk atau jasa utama perusahaan.




Contoh :




a. Piutang karyawan, direksi atau pemegang saham.




b. Piutang deviden dari hasil investasi atau dari anak perusahaan.




c. Piutang anak / induk perusahaan.




d. dan sebagainya.

UNTUK MENDOWLOAD MATERI LENGKAPNYA KLIK LINK DOWNLOAD DIBAWAH




Untuk mendownload materi diatas klik link dibawah ini.
DOWNLOAD file PPT

SIKLUS DAN PROSEDUR AKUNTANSI

Siklus Akuntansi
Setelah pada Bab sebelumnya kita membahas mengenai pencatatan transaksi keuangan dengan menggunakan teknik pencatatan tabelaris dan perkiraan (akun) tibalah saatnya kita akan melakukan pencatatan transaksi keuangan secara lengkap yang sesuai dengan prosedur akuntansi atau dengan kata lain yang lebih sederhana kita akan mencatat transaksi tersebut menurut siklus akuntansi yaitu dimulai dari pencatatan, penggolongan sampai dengan pelaporan dalam bentuk Laporan Keuangan.
Untuk mengingat kembali siklus akuntansi yang sudah pernah kita bahas sebelumnya, akan digambarkan dalam Figure 6.1 berikut di bawah ini:

UNTUK MENDOWNLOAD MATERI LENGKAPNYA KLIK LINK DIBAWAH INI. APABILA TERJADI KERUSAKAN LINK MOHON LAPORKAN PADA FORM KOMENTAR

Untuk mendownload materi diatas klik link dibawah ini.
DOWNLOAD file PDF
Copyright © Ilmu Ekonomi. All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design